Apa Bahaya Ayah Merokok Terhadap Anak-anaknya? ( seri I)

ANAK-ANAK yang orangtuanya merokok berisiko dua kali lipat terkena penyakit ketimbang anak-anak yang orangtuanya tidak merokok. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengamati, asap tembakau lingkungan (environmental tobacco smoke, ETS) telah mempengaruhi hampir separuh anak-anak di seluruh dunia.

DEMIKIAN kesimpulan penelitian yang telah dimuat di Jurnal Pediatrics, bulan April setahun silam. Tetapi masih banyak orangtua yang masih belum menyadari bahayanya menjadi perokok terhadap anak-anak mereka sendiri. Seberapa besar bahayanya mempunyai ayah perokok?

Dr. Fajar Rudy Qimindra, Dokter Umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan menjelaskan, peran ayah dalam keluarga juga sangat penting terlebih dengan pola pengasuhan anak yang telah bergeser dari motherhood atau pengasuhan yang dilakukan ibu menjadi parenthood, yaitu pengasuhan dari orangtua. Bukan hanya ibu.

“Salah satu hal yang memprihatinkan dalam hal pendidikan keluarga adalah aktivitas merokok dalam keluarga di hadapan anak-anaknya. Banyak studi memperlihatkan bahwa merokok tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri namun juga bagi lingkungan sekitar mereka,” katanya.

Laporan dari Dr Paolo Vineis seperti dilansir The British Medical Journal menyatakan anak-anak memiliki resiko paling besar dari para orang tua perokok. Yaitu sekitar tiga kali lipat terkena kanker paru-paru dan masalah yang berhubungan dengan pernafasan lainya dari orangtua yang perokok. Selama hampir tujuh tahun, Dr Paolo melakukan penelitian atas 123.000 orang dari 10 negara Eropa yang diketahui menjadi perokok pasif. Dalam kurun itu, 97 orang kemudian diketahui terkena kanker paru-paru, 20 terkena masalah dengan pernafasan dan 14 meninggal.

“Sementara data di Indonesia yang disampaikan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta Swasono dalam peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia beberapa waktu yang lalu menyebutkan lebih dari 43 persen anak-anak Indonesia hidup serumah dengan perokok atau menjadi perokok pasif,” katanya.

Dimuat di harian Tribun Kaltim hari minggu, tanggal 12 Oktober 2008.

Bersambung ke edisi…Apa yang membuat rokok berbahaya??


Incoming search terms:

Share This Post

Related Articles

4 Responses to “Apa Bahaya Ayah Merokok Terhadap Anak-anaknya? ( seri I)”

  1. Wah benar juga ya? artinya perlu kesadaran si “ayah” juga ya? mana yang lebih penting antara anak dan rokok. Idenya huesbat pak dokter…..

  2. bewegaleri says:

    Beruntung banget aku tidak merokok, mudah2an keturunanku nanti sehat-sehat, jasmani maupun rohaninya…
    by the way, ada apa dengan Google PR-nya pak Dokter ? Punyaku juga jadi N/A nih…

  3. Dhimas says:

    Wah saya jadi gag enak sama Om pogung kalo komen di sini..

  4. ummu says:

    wah sangat bermanfaat…ijin menyampaikan lagi ya…

Leave a Reply

rabbit Vibrator