Asma dan Wanita Hamil
Wanita hamil merupakan hal biasa sebagai kodratnya. Yang menjadi masalah jika mempunyai sakit yang menahun yang bisa timbul selama masa hamil, seperti asma. Selama masa-masa kehamilan, wanita calon ibu sebaiknya menghindari mengkonsumsi obat-obatan. Tetapi bagaimana kalau asma-nya kambuh? apakah pengobatan yang sedang dijalani harus dihentikan??
Sebaiknya jangan mencoba menghentikan pengobatan penyakit asma tersebut. Menghentikan atau menstop obat tanpa konsultasi ke dokter bisa berbahaya. Lho, bukannya selama hamil harus berhati-hati minum obat?? masalahnya lain dan berbeda. Obat memang ada yang berbahaya selama masa hamil, tetapi serangan asma yang akut juga bisa menyebabkan kekurangan oksigen buat adik kecil atau calon bayi Anda. Karena oksigen bayi anda tergantung pada suplai oksigen melalui plasenta. Jadi selalu konsul dan berkomunikasi dengan dokter anda adalah langkah yang bijaksana.
Pencegahan serangan asma
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berarti cegahlah serangan asma dengan menghindari faktor-faktor pemicu asma. Faktor -faktor pemicu serangan asma sama dengan faktor penyebab serangan alergi secara umum. Ada faktor dari luar atau extrinsik dan faktor dari dalam atau intrinsik. Faktor dari luar seperti bahan alergen (zat atau bahan yang menimbulkan reaksi alergi yang menjadi dasar asma). Yang termasuk bahan alergen antara lain, sisa-sisa epitel atau kulit binatang yang beterbangan, tungau rumah, debu, asap rokok dan makanan. Faktor dari dalam seperti kondisi daya tahan tubuh, faktor alergi , stress dan lain-lain.
Incoming search terms:
- Obat asma untuk ibu hamil (26)
- asma hamil (6)
- obat asma untuk orang hamil (5)
- obat asma bagi ibu hamil (5)
- kehamilan dengan penyakit asma (4)
- hamil asma (4)
- asma kambuh saat hamil (4)
- obat asma untuk wanita hamil (3)
- asma dalam kehamilan (3)
- ibu hamil asma (3)


petromaaxx ajah dah.
tips bagus buat ibu – ibu nih
ingin beratnya..
ada kasus wnt 45th, nikh 16th mlahirkn 5x,keputihn tdk sembuh2 wlwpn sdh mnm jamu,keputihn bau dan kdg bdarah terutama pas bhubungn suami istri, pd pemeriksaan inspekulo di dpt potio tdk licin dan kmerahn, mnrt doktr knp ya itu? hrp analisisx…
Alternatif Perawatan Penyakit Asma dengan Transfer Factor, by Steven J Bock.
Beberapa penderita asma memiliki gejala infeksi pernapasan, kebanyakan akibat dari infeksi virus.
Studi penggunaan Transfer Factor pada pasien asma menunjukkan bahwa sekitar 50% pasien dapat menghentikan penggunaan steroidnya dan separuhnya lagi dapat menurunkan dosis penggunaan steroidnya.
Secara umum, terjadi penghematan biaya rumah sakit. Penggunaan Transfer
Factor memperbaiki imunitas selular. Tidak terjadi efek samping dan reaksi alergi.
Blog : http://4lifetransferfactorindonesia.wordpress.com
Info Perawatan Asma dengan Transfer Factor, hubungi :
Ryan & Kenny – 0818.07183888 – 021.94675666