PENYAKIT kencing manis sudah banyak dikenal masyarakat berdasarkan informasi media massa. Dalam ilmu kedokteran penyakit ini disebut Diabetes Mellitus. Diabetes berarti ” mengalir terus” dan mellitus berarti ”manis”. Disebut diabetes karena selalu minum terus dalam jumlah yang banyak (polidipsia) yang kemudian mengalir terus berupa air seni yang banyak (poliuria).
Menurut dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan Fajar Rudy Qimindra, salah satu komplikasi kronis (lama) penyakit diabetes adalah ketidakmampuan seseorang untuk mempunyai keturunan. Sementara komplikasi lainnya juga cukup banyak terjadi, yang dimulai dari ujung rambut hingga ujung kaki.
Pria yang akrab disapa dr Qimi ini menyebutkan, seseorang mempunyai keturunan atau tidak, bila dipandang dari segi medis berkaitan dengan kemampuan alat seksualnya. Apabila alat seksual dan yang memeliharanya masih bagus maka biasanya kemampuan seksualnya tetap normal walaupun ia menderita sakit diabetes dan hipertensi.
”Nah, di sinilah peran urat saraf yang menuju alat seksual tersebut. Pada diabetesi yang tidak terkontrol, maka kadar glukosa dalam darah demikian tinggi. Keadaan inilah yang akan merusak urat saraf penderita diabetes secara lambat laun,” terangnya.
Dia menjelaskan, apabila kerusakannya berlangsung tiga sampai enam bulan, biasanya bisa disembuhkan dengan perawatan yang baik dari segi diabetesnya. Tetapi apabila berlangsung lama dan permanen, biasanya diabetesi akan menderita impoten yang permanen pula.
”Impotensi yang terjadi pada diabetesi ada tiga macam yaitu impotensi psikogenik, impotensi neurogenik, dan impotensi campuran,” beber pria yang sehari-hari dinas di rumah sakit di kawasan Jl Jend Sudirman Balikpapan Selatan ini.
Pada impotensi psikogenik, urainya, setiap bangun pagi hari alat kelamin masih bisa ereksi. Ini terjadi karena keadaan sarafnya masih baik, ia hanya mengalami stres psikologis.
Sedang pada impotensi neurogenik yang berlangsung lebih dari enam bulan, lanjutnya, setiap bangun tidur pagi, alat kelamin si penderita tidak bisa tegang lagi dikarenakan kerusakan saraf yang memeliharanya.
Lantas kapan komplikasi-komplikasi tersebut akan muncul? Menurut Qimi, komplikasi-komplikasi tersebut muncul apabila penyakit diabetes tersebut diremehkan dan tidak dirawat dengan baik. Maka itu disarankan untuk mencegah penyaki diabetes dengan cara merawatnya sebaik mungkin.
”Dan bagi yang telah timbul komplikasi cegahlah dengan cara mengobati dengan baik dan teratur karena komplikasi yang lebih parah akan menanti apabila hal tersebut tidak dikerjakan,” ucapnya.
Pada kesempatan ini Qimi juga mengharap, agar penyakit diabetes mellitus dan hipertensi tidak dijadikan momok yang menakutkan akan tetapi dikendalikan dengan baik sehingga bisa hidup bahagia bersamanya.
Artikel ini dimuat di harian Kaltim Post jumat, 29 Agustus 2008.
Merasa tulisan ini bermanfaat? Atau mau langganan gratis via email setiap ada update postingan? silakan masukan email anda di bawah ini.
Incoming search terms:
- diabetes kencing manis blog (4)
- bangun tidur alat kelamin tidak tegang apa penyebabnya? (1)
- kelain pada impotensi (1)
- Kenapa kalau bangun tidur alat kelamin ku selalu tegang? (1)
- Mengapa kemaluan pria tidak bs tegang (1)
- pagi hari tidak ereksi pertanda impotensi ? (1)
- promosi kesehatan masyarakat pada penyaki diabetes (1)
- sakit impoten (1)
- seo manis (1)
- Tentang penyaki kencing manis (1)


mudah mudahan sehat selalu
mudah2han ga’ punya penyakit ituh n sehat selalu, walah apalagi kalau mpe impotensi ? ngeri.
dok kegiatan yang paling berisiko tinggi sebagai penyebab penyakit diabetes militus itu apa ? apa bener karena konsumsi gula yang terlalu berlebihan?jika ya berapa standar aman untuk mengkonsumsi gula? saya butuh pencerahan dok
tak baca dulu aja ya mas. Ntar klo ada yang masih bingung, tak tanyain lagi
. Makasih infonya.