Program gratis penyediaan Buku Sekolah Ektronik (BSE) oleh Departemen Pendidikan Nasional (depdiknas), ternyata tidak gratis 100 persen. Kalau kita lihat kenyataan di lapangan bahwa belum sepenuhnya diketahui oleh semua sekolah. Dan gambaran tentang buku ini pun belum dimengerti secara baik oleh Bapak / Ibu guru. Alih-alih mau download, internet pun tidak merata di tiap desa. Jadi harus keluar ongkos transport ke kota, biaya ke warnet, biaya belajar internet terutama yang belum mampu, biaya cetak karena tidak mempunyai komputer di rumah.
Peluncuran buku sekolah elektronik (BSE) di Agustus ini jadi sia-sia?Tentu saja tidak, karena selalu saja ada akal panjang dari orang Indonesia. Tidak ada rotan akar pun jadi, seperti kata pepatah. Bagaimana solusinya?
Sekarang sudah beredar Buku sekolah elektronik atau BSE versi cetak. Dan harga jualnya pun mencapai sepertiga dari harga buku yang sama dari penerbit . Dan ini resmi dari pemerintah dalam hal ini depdiknas. Karena sudah dibeli hak ciptanya oleh Departemen Pendidikan Nasional. Buku BSE versi cetak baru ini meliputi 76 judul buku pelajaran dari 407 judul.
Penyediaan buku cetak BSE ini diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat di dibidang pendidikan, khususnya pembelian buku teks. “Program buku murah harus jadi milik masyarakat sehingga kebijakan ini menjadi populer dan tidak mudah diganti-ganti,” kata Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo belum lama ini.
Ada alternatif lain untuk beli buku tersebut, apabila di sana antri dan lama prosesnya. Salah satu Bapak kita telah mencetak edisi CD dan DVD BSE murah, silakan berkunjung di Sumintar.com.
Terus nasib penerbit dan pengarang buku bagaimana ya? Silakan baca ulasannya pada salah satu pengarang buku dan Bapak Guru Kita,di Sawali.info.





August 30th, 2008 at 8:03 am
nasib pengarang buku semodel tung desem ya tetep aja asoy hehe..
August 30th, 2008 at 12:19 pm
Keduaaaxxxx hrhrehrhrhr… mmm kalo Mas Fajar kira2 bakal ngeluarin Ebook ga yah hihihi
August 30th, 2008 at 2:23 pm
Ya pak sebenarnya kalau semua gratis juga gak enak,
nanti dokter juga gratis alias tidak dibayar, juga gak enak.
jadi intinya diberi kesempatan untuk yang tidak mampu gratis, tapi yang mampu beli bayar juga tidak apa apa.
Tanpa ada yang mau bayar roda dunia tidak berputar,
kecuali
di Surga semua gratis, tapi untuk memperoleh surga juga tidak gratis, maksud saya harus ada kemauan yang keras untuk kesana,
Berpakaian yang menutup (tidak gratis),
naik haji (tidak gratis),
mengasih makan orang miskin (juga tidak gratis)
Maaf kalau salah,
August 30th, 2008 at 3:38 pm
Syukur deh.. Sudah ada versi cetaknya..
August 30th, 2008 at 8:49 pm
he, he. dah lama ya, aq ga’ blogwalking ? tetp sehat kan mas ? karena sibuk banget juga jadi belum sempet membales komen2 yang msuk., eh malah curhat disini. oh ya, keluarin e-book tentang kesehatan dong, kyaknya mantafff.
August 30th, 2008 at 9:10 pm
http://celotehan.com MENGUCAPKAN SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA !!!!
August 30th, 2008 at 11:28 pm
wah memang pak sumintar ituh mantab… saya juga dikasi tips2 sama beliau hehehe
September 1st, 2008 at 5:10 pm
tapi kok disekolahku bukunya masih mahal ya…. f(o_o)