Tukang Odong – Odong bisa bertahan hidup di Balikpapan?? Bagaimana bisa? Pekerjaannya keliatan sepele tetapi hasilnya maksimal dan tidak kalah dengan gaji UMR bahkan lebih. Hikmah apa yang bisa diambil buat blogger yang sedang bisnis di internet?? Berikut petikan Inspiratif tukang odong- odong buat kita semua:
“Krisis? Kayaknya nggak begitu. Buktinya kami masih bisa makan layak. Dan, rasanya tidak sulit dapat uang di Balikpapan.”
Itu penggalan dialog Kaltim Post dengan tukang odong-odong yang bergiat di kawasan Klandasan Ilir. Lalu, sang “odong-odong” dengan keceriaan yang menggiriskan menuturkan, dia bisa bawa pulang Rp125.000-150.000 setiap hari dengan menggenjot odong-ondong di depan sebuah TK.
“Sebelum ini, saya sopir angkot. Tapi setelah BBM terus naik, setoran mencekik, saya banting setir menggenjot odong-odong ini. Hasilnya ternyata lebih baik ketimbang menarik angkot. Setiap hari saya bisa ngantongi uang yang cukup untuk kasih makan anak dan istri secara layak. Krisis di Amerika nggak ngaruh,” kata Parman, sang penggenjot odong-odong mantap.
Kasat mata, omset Parman menggenjot odong-odong (mainan anak-anak keliling yang dikayuh seperti becak, seperti komedi putar bertarif Rp 1.000) berkisar Rp 5 juta sampai Rp 6 juta rupiah. Potong ongkos sewa odong-odong yang Rp 25 ribu per hari, Parman memiliki pendapatan empat kali dari UMK (upah minimum kota).
Hebatnya, jasa Parman ini laris manis. Customer-nya anak tukang ojek, tukang bangunan, karyawan swasta yang mustinya rentan terhadap gejolak ekonomi. Menilik itu, kita kayaknya sepakat, krisis sebetulnya hanya perlu dicerdasi dan berkelit. Cerita Parman ini juga memberi inspirasi sekaligus menyemangati. Dia seolah mengajari kalangan bisnis, sebetulnya ada banyak peluang di balik momok krisis yang terjadi akibat keserakahan.
Dan, sungguh mati, Wali Kota Imdaad Hamid, yang akan hadir menyampaikan keynote speech pukul 14.00 siang nanti sepatutnya memelihara kalangan “tahan banting” ini. Para entrepreneur sejati seperti tukang odong-odong, bakul pisang goreng, penjual bubur, keripik singkong, penjual martabak dan terang bulan dan sejenisnya ini, adalah komunitas tangguh yang harus dijaga dari keberingasan petugas satpol PP. Boleh dikata menjaga mereka sama artinya dengan memelihara roda ekonomi kota.
Lalu apa relevansinya dengan dialog bisnis yang digelar BI, Kaltim Post dan Forum Biru di Hotel Blue Sky mulai pukul 14.00 siang nanti? Erat sekali. Karenanya, kepada pebisnis, pejabat pemerintah kota, akademisi, mahasiswa dan lainnya sepatutnya hadir menyimak paparan dua nara sumber dialog; M Firdauz Muttaqin dan Tanadi Santoso.
Firdauz (bukan Firdaus,seperti ditulis kemarin, Red) akan membeber kebijakan BI menyangkut devisa dan serangkaian kebijakan terkait. Sedangkan Tanadi akan mengulas struktur krisis, dari penyebabnya, bagaimana menyikapinya, sampai mencari peluang di balik semuanya.
“Semua akan saya beberkan. Biar audience makin mantap melangkah ke depan. ‘Segera bangkit dan jangan tiarap terus’, seperti tema dialog yang Anda tulis di Kaltim Post,” kata Tanadi.
Tanadi dan Badrul Munir akan men-sounding dialog bisnis ini di stasiun radio Balikpapan. Tanadi akan talk show di Besc FM, sementara Badrul akan “jualan” di KPFM frekuensi baru 95,40.
Yang ingin mendapatkan tanda kepesertaan silakan langsung ke tempat seminar Hotel Blue Sky, pukul 13.30. Tiket tak dijual. Peserta urunan Rp 150.000 sampai Rp 200.000. “Buruan. Jumlah pesanan hampir mencapai kuota,” ujar Badrul, pemrakarsa dialog.(ba)
Incoming search terms:
- bisnis odong odong (7)
- odong odong (4)
- sewa odong odong (4)
- bloggerbisnis (2)
- blogger bisnis (2)
- sewa odong-odong (1)
- projection usaha ondong-ondong (1)
- penyewaan odong-odong di balikpapan (1)
- penjual odong-odong keliling (1)
- usaha mainan odong odong (1)


sama dikurangi ongkos pijit hihihi… wah lumayan tuh si tukang odong2, bekerja sekaligus olahraga. daripada bayar tredmil di tempat fitnes kan mahal
Nambahin komen Mbak Fenny, dipotong biaya beli jamu
Wahh…jadi kepingin buru2 resign dari kerjaan yg cuman menghasilkan UMK tambah “dikit” nich
tukang parkir juga skrang lmyan loh… gak ngaruh sm naik turunya rupiah thd dollar
Setuju, bisnis rakyat bawah justru hasil melimpah, bisnis odong-odong, juru parkir, ngumpulin plastik bekas aqua..bisa kaya tapi tampilan sederhana
Bener juga mas, semua asal ditekuni bisa hasil duit,
Termasuk ondong-ondong (baru tahu namanya dari sini)
salam sukses
bener2., dunia blog makin ramai ajah ya pak ?
kerjaan yang bikin sehat juga tuh, paling betis doang yang agak gede,heheheh. Yang penting halal ya pak, biar barokah.
wah, etos kerja mereka agaknya malah lebih bagus ketimbang mereka yang sudah biasa kerja enak, pak dokter. mereka benar2 layak diapresiasi. mungkin mereka2lah yang sanggup terus bertahan di tengah ancaman badai krisis.
yah namanya juga nyari rezeki mas, kudu kreatif
selama ada manusia lain, berarti itu adalah pasar. Karena tidak ada orang yang bisa memenuhi semua kebutuhan mereka sendiri.
usaha odong2 ini mungkin awalnya belum ada pasar, yang ada baru potensi pasar. Ndak ada demand butuh odong2 kan?
Demand muncul justru setelah produknya tersedia. Biasanya kan produk disediakan untuk memenuhi kebutuhan pasar (demand). Sangat inspiratif.
Wew, tukang odong2 earning per bulannya bisa nyampe segitu ya ? Hebat !!! Kayaknya aku masih harus belajar banyak neh
Thanks ya mas, inspiratif banget nih artikelnya
di jaman yang sulit ini diperlukan kreatifitas untuk menghasilkan pendapatan ya
Yah di mana kita mau berusaha dan tabah insya Allaah di situ ada jalan…
mantab suntikan motivasinya …
nice posting pak, semangat terus, banyak jalan cari uang yang halal, asalnya orangnya mau usaha aja…
memanfaatkan kesempatan di lahan basah, dengan modal sedikit. Lama-lama bisa beli odong2 sendiri dan buka cabang nih. 1 orang saja bisa bersih 100rb. kalo 10 orang ? 1.000.000 / hari. Di outsource in mantapp lho bisnis ini.
Ada usaha yang ga kenal krisis neh, jadi juragan odong odong aja. Hrg 7jt/unit.
Untuk ilustrasi:
jika Anda punya 1 unit odong odong maka setiap hari menerima setoran 30rb atau 900rb/bln. Apabila ada 10 unit maka :
Investasi 10unit : Rp 70jt
Pendapatan per bulan:
10unit x @900rb = Rp. 9jt.
Minat? Hub: 08777-0117999, 0251-9331500.
Siap kirim ke seluruh Indonesia.
mas kalau ada yang mau jual odong odong tolong kabar kabarinya di emailku
tak tunggu yaaaaa