Apakah judulnya? mungkin itu pertanyaana yang tersering kita dengar ketika seseorang akan membaca buku,karangan, ataupun ketika membuka sebuah blog. Dari mata turun ke hati. Ungkapan ini bisa menggambarkan dari judul sebuah blog seseorang bisa jatuh cinta dengan membuka blog tersebut berulang kali. Bahkan mau berlangganan. Mau berlangganan dengan blog ini. Gratis lho, dak akan rugi.Mau? klik disini.
CATATAN HARIAN SEORANG DOKTER PTT, inilah judul blogku. Apakah judul ini baik? wallahu a’lam. Kata para pakar, judul yang baik adalah judul yang paling ringkas yang menggambarkan isi karangan. Untuk memenuhi kreteria ini seringkali mengalami kesusahan karene faktor subyektif sangat berperan. bagi saya sudah baik, tetapi bagi orang lain belum baik.
Berkaitan dengan faktor sukyektif ini ada sebuah anekdot yang saya ambil dari buku Panduan Penulisan Makalah Ilmiah kedokteran, karya Prof Dr.dr.Sudigdo Sastroasmoro, Sp.A.
Sebuah anekdot tentang Si badu,penjual ikan yang membuat kios baru di pasar ikan dan ditulisnya papan nama sbb:
DI SINI DIJUAL IKAN SEGAR
Seorang teman datang dan memberi komentar : ”Bung, untuk apa kau menulis kata di sini, kan sudah jelas kau berjualan di sini, bukannya di supermarket sana”. Badu pun membuang kata Di Sini sehingga tinggaln’Di jual Ikan Segar’. yang memang tidak mengurangi informasi. Sobatnya yang lain datang, sambil mengatakan bahwa segar tidak perlu ditulis karena toh orang tidak akam membeli ikan yang busuk.Dia buang pulalah kata segar. Teman ketiga datang, sambil mengatakan kata dijual tidak perlu ditulis, karena badu membuka kios tentu untuk berjualan ikan, bukan untuk membagi ikan. Kata dijualpun hilang.
Teman terakhir datang dan mengatakan bahwa ikan sungguh tidak perlu, karena semua orang tahu bahwa yang dipajang adalah ikan, bukan burung atau es krim.
Bila kata ikan dibuang, lantas apa judulnya????????





















dear dok,
salam kenal jg..
sekalinya ngeblog lg..bejibun dah..bikinnya banyak amat..
salut, masi mau ngeblog jg..
keep blogging ya dok..