Pertolongan Pertama Mengatasi Diare karena Salah Makanan

Ringkasan : diare ditandai dengan peningkatan frekuensi jumlah buang air besar (BAB) dan BAB yang keluar lebih cair dari biasanya. Diare karena infeksi dapat disebabkan oleh berbagai macam kuman baik virus, bakteri, atau parasit lainnya. Apabila seorang penderita diare yang sifatnya tiba-tiba (bahasa kedokteran disebut akut) yang perlu difikirkan apakah penderita diare tersebut masuk di dalam kelompok (1) diare murni , (2) diare tiba-tiba dengan komplikasi, (3) diare tiba-tiba dengan penyakit penyerta (Paru-paru, radang otak atau kekurangan energi protein) , (4) diare tiba-tiba yang berlanjut menjadi diare kronik/ berlangsung lama.

Dr. Fajar Rudy Qimindra

dr Umum RS pertamina Balikpapan

http://fajarqimi.com dan http://konsultasikesehatan.net

Dok, tahun lalu sehabis Lebaran keluarga kami terserang diare, bahkan sampai muntah-munth.Mulai dari istri , anak dan juga pembantu. Dugaaan saya dari makanan yang kami makan. Bagaimana cara mengantisipasinya, dan apa yang harus diperbuat untuk pertolongan pertamanya ? terima kasih

Terima kasih atas pertanyaan Bapak,

Alangkah sayangnya apabila sehabis hari raya idul fitri atau lebaran yang penuh kemenangan, kita menderita sakit disebabkan salah diet makanan. Makanan yang ’enak-enak’ semua memang mengharuskan kita harus selektif dalam prosesnya, baik, pemilihan bahan, cara memasak, penyajian sampai cara penyimpanannya.Bila kurang selektif , akibatnya bisa ditebak akan muncul penyakit seperi muntah-muntah dan diare seperti apa yang dialami oleh keluarga Bapak

Diare ditandai dengan peningkatan frekuensi jumlah buang air besar (BAB) dan BAB yang keluar lebih cair dari biasanya. Diare karena infeksi dapat disebabkan oleh berbagai macam kuman baik virus, bakteri, atau parasit lainnya.

Apabila seorang penderita diare yang sifatnya tiba-tiba (bahasa kedokteran disebut akut) yang perlu difikirkan apakah penderita diare tersebut masuk di dalam kelompok (1) diare murni , (2) diare tiba-tiba dengan komplikasi, (3) diare tiba-tiba dengan penyakit penyerta (Paru-paru, radang otak atau kekurangan energi protein) , (4) diare tiba-tiba yang berlanjut menjadi diare kronik/ berlangsung lama.

Komplikasi Diare dan tanda dehidrasi

Salah satu komplikasi yang dikhawatirkan dan harus segara diatasi adalah dehidrasi/ kekurangan cairan tubuh serta gangguan keseimbangan garam-garaman tubuh. Dehidrasi pada tingkat ringan bisa dilihat dari jumlah air seni yang berkurang dan ada rasa sangat haus. Pada tingkat sedang gejala tadi ditambah adanya pengaruh terhadap jaringan tubuh seperti, kekencangan kulit tubuh mengalami menurunanan, mata bertambah cekung, ubun- ubun besar juga bertambah cekung pada bayi dan lain-lain. Kalau dehidrasi yang berat ditambah dengan penurunana tandatanda utama tubuh yang salah satunya menyangkut penurunanan kesadaran, misal menjadi lemas dan perasaan mengantuk terus.

P3K pada Diare : Apa yang Dilakukan?

Penderita yang mengalami diare berat dan lama yang disertai dengan demam, muntah, atau nyeri perut atau yang kotorannya terdapat darah atau lendir harus segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan.Perawatan utama terhadap penyakit diare adalah pemberian cairan yang mencukupi kebutuhan tubuh dan sesuai gejala yang muncul misalnya panas, muntah, dan gejala lainnya.Cairan pengganti ini dapat diberikan baik melalui minum ataupun melalui infus.Cairan yang sederhana adalah larutan gula dan garam yang biasa disebut dengan oralit. Apabila oralit tidak ada bisa masuk ,maka bisa digunakan kuah sayuran (sayur sop, sayur bayam, dll)sebagai pengganti garam-garaman tubuh dan minuman manis untuk mengganti gula.

Bagaimana penggunaan obat bebas untuk Diare?

Penggunaan obat bebas juga harus berhati - hati khususnya obat yang bersifat menghentikan gerak mencerna dari saluran makanan bawah yaitu usus.Terutama apabila obat tersebut diberikan pada orang tua dan bayi.Juga memperhatikan aturan bahwa obat –obat diare diminumkan apabila keluhan masih ada. Apabila sudah hilang BAB cairnya maka obat harus segera dihentikan. Jika masih diteruskan bukannya diare yang sembuh malah akan terjadi konplikasi di saluran cerna . Pada tingkat paling ringan hanya terjadi sembelit saja tetapi yang berat bisa terjadi berhentinya gerakan usus kita yang sangat mengancam jiwa.

Cara pencegahan Diare

Cara pencegahan yang paling efektif adalah mencuci tangan. Tangan yang kotor banyak ditempeli oleh kuman yang apabila tangan tersebut disentuhkan ke mulut atau digunakan untuk mengambil makanan dapat menyebabkan penyakit diare. Mencuci tangan bukan saja hanya pada saat kita ingin makan, tapi juga pada saat kita memasak, setelah membersihkan perabot atau ruangan, keluar dari WC, setelah bermain dengan binatang peliharaan, dan setelah melakukan kegiatan di luar rumah.

Semoga kita tetap sehat di bulan puasa sehingga dapat menyelesaikan ibadah ini dengan sempurna. amin

Naskah ini  di muat di harian kaltim post, rubrik celoteh.

5 Comments For This Post

  1. fenny Says:

    kemaren ponakanku mkn makanan kadaluwarsa, alhasil mencret2 deh.. trus minum Lacto B

  2. Diah Says:

    Tq banget p.Dokter, Kemain 3 hari saya diare terus2 san ..sampai2 lemes dan nggak bisa menyusui…udah dech konsumsi bubur sama minum air agak banyak .Dan juga periksa terus dapat obat ,papaverin,guanistrep sirup dan apa lagi gitu…Alhamdulillah sekarang udah baikkan :D

    Minal Aidin Wal Faidzin P.Dokter
    Mohon maap lahir dan batin

  3. papa deddy Says:

    wah kebetulan juga waktu lebaran kemarin kebanyakan makan ketupat dan sambel goreng ati, jadi langsung diare.
    Untung gak lama lama diare nya, setelah diganjal oralit + norit dan mie bakwan.
    salam

  4. izandi Says:

    ia betul pak dokter, hidup sehat bisnis lancar, ehh..

  5. hendra Says:

    alhamdulilllah saya ga’ kena diary.

Leave a Reply

  • Popular
  • Latest
  • Comments
  • Tags
  • Subscribe
Advertise Here