<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fajar QIMI Online &#187; diabetes</title>
	<atom:link href="http://fajarqimi.com/tag/diabetes/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fajarqimi.com</link>
	<description>Seorang Dokter yang Belajar Menjadi Prodokter dan Problogger</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 00:36:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Siapa Yang berpotensi Menderita #KENCING MANIS?#</title>
		<link>http://fajarqimi.com/konsultasi-kesehatan/siapa-yang-berpotensi-menderita-kencing-manis-diabetes-mellitus/</link>
		<comments>http://fajarqimi.com/konsultasi-kesehatan/siapa-yang-berpotensi-menderita-kencing-manis-diabetes-mellitus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 03:27:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[prediabetes]]></category>
		<category><![CDATA[RSPB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.com/?p=387</guid>
		<description><![CDATA[
PENYAKIT kencing manis sudah banyak dikenal masyarakat berdasarkan informasi media massa. Dalam ilmu kedokteran, penyakit ini disebut dengan Diabetes Mellitus. Diabetes berarti ” mengalir terus” dan mellitus berarti ”manis”. Disebut diabetes karena selalu minum terus dalam jumlah yang banyak (polidipsia) yang kemudian mengalir terus berupa air seni yang banyak (poliuria).

Menurut dokter umum dari Rumah Sakit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="detailpage">
<div><span style="color: #ff0000;"><strong>PENYAKIT</strong> kencing manis</span> sudah banyak dikenal masyarakat berdasarkan informasi media massa. Dalam ilmu kedokteran, penyakit ini disebut dengan <strong>Diabetes Mellitus</strong>. Diabetes berarti ” mengalir terus” dan mellitus berarti ”manis”. Disebut diabetes karena selalu minum terus dalam jumlah yang banyak (polidipsia) yang kemudian mengalir terus berupa air seni yang banyak (poliuria).</div>
<div>
Menurut dokter umum dari <a href="http://fajarqimi.com">Rumah Sakit Pertamina Balikpapan</a> (RSPB) <a title="situs dokter online" href="http://konsultasikesehatan.net" target="_blank">Fajar Rudy Qimindra</a>, penyakit kencing manis kebanyakan adalah penyakit keturunan, tetapi bukan penyakit menular. Meskipun demikian, apabila ada orang tuanya mengidap penyakit diabetes  tersebut, bukan berarti langsung menurun kepada anaknya.</div>
<div><span id="more-387"></span></div>
<div>
”Memang apabila dibandingkan dengan orang tua yang normal, penderita kencing manis atau diabetisi cenderung mempunyai anak yang juga menderita penyakit tersebut,” kata pria yang akrab disapa dr Qimi ini.</div>
<div>
Nah, siapa saja yang mempunyai resiko menderita penyakit kencing manis?</div>
<blockquote>
<div>Qimi mengatakan, beberapa di antaranya adalah kedua orang tua yang mengidap penyakit kencing manis, salah satu orang tuanya atau saudaranya kandungnya mengidap penyakit kencing manis, pernah melahirkan bayi dengan berat lahir lebih dari 4 kg, hipertensi (lebih dari 140/ 90 mmHg),  hipercholesterolemia dan sakit jantung, kegemukan, dan penderita penyakit liver (hati) yang kronik dan berat.</div>
</blockquote>
<div>
Dijelaskan, pada keadaan tersebut perlu dilakukan tes penyaring. Tes ini dapat dilakukan melalui pemeriksaan kadar gula(glukosa) darah sewaktu dan puasa, kemudian dapat diikuti tes–tes yang lainnya.</div>
<div>
Pemeriksaan penyaring ini bertujuan untuk menemukan apakah pasien menderita kencing manis atau tidak, ataupun hanya menderita toleransi glukosa yang terganggu (TGT) atau glukosa darah puasa yang terganggu (GDPT).</div>
<div>
”Pada dua keadaan yang terakhir ini disebut prediabetes. Prediabetes ini merupakan tahapan sementara menuju penyakit kencing manis yang benar-benar. Diharapkan apabila sudah terdeteksi dapat dilakukan penangan yang lebih dini,” kata dr Qimi.</div>
<div>
Bagaimana cara pencegahannya penyakit diabetes ini?</div>
<blockquote>
<div>dr Qimi mengatakan, pencegahan tersebut diutamakan bagi kelompok yang mempunyai resiko, baik yang belum terkena tetapi berpotensi menjadi pre-diabetes dan diabetes.<strong> </strong>Memang ada beberapa faktor yang tidak bisa dielakkan seperti orang tua yang menderita kencing manis, umur, tetapi banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk pencegahan.</div>
</blockquote>
<div>
Adapun beberapa hal yang bisa dilakukan adalah menurunkan berat badan yang berlebih, melakukan aktifitas fisik atau olahraga, mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol, dan diet yang sehat.</div>
<div>
”Diet sehat ditujukan supaya berat badan menjadi ideal dan mengatur jumlah karbohidrat, lemak, protein, serat yang seimbang. Adapun latihan fisik bertujuan untuk mengontrol gula darah, menurunkan berat badan yang berlebih dan meningkatkan kadar kolesterol yang baik (kolesterol HDL),” tandasnya.<strong>(dha)</strong></div>
</div>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://search.msn.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="MSN index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://seodigger.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> SD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Seodigger" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajarqimi.com/konsultasi-kesehatan/siapa-yang-berpotensi-menderita-kencing-manis-diabetes-mellitus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surabaya Diabetes Update ( SDU ) XVIII : Recent Advances in The Treatment of Diabetes Mellitus, From Stem Cell to Diabetic Vascular Complications</title>
		<link>http://fajarqimi.com/berita-dokter/surabaya-diabetes-update-sdu-xviii-recent-advances-in-the-treatment-of-diabetes-mellitus-from-stem-cell-to-diabetic-vascular-complications/</link>
		<comments>http://fajarqimi.com/berita-dokter/surabaya-diabetes-update-sdu-xviii-recent-advances-in-the-treatment-of-diabetes-mellitus-from-stem-cell-to-diabetic-vascular-complications/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 22:35:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[FK Unair]]></category>
		<category><![CDATA[Kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[RSU Dr.Soetomo]]></category>
		<category><![CDATA[SDU]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.com/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari ini , saya mengikuti Joint Symposium tentang diabetes di Surabaya. Perkembangan terapi Diabets mellitus atau kencing manis memang pesat sekali akhir-akhir ini. Berbagai obat dan intervensi medis bermunculan terhadap diabetes dan komplikasinya. Sehingga sayang kalau dilewatkan acara yang sangat menarik ini. Apalagi para pakar dari hampir seluruh center pendidikan kedokteran memyampaikan temuan atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua hari ini , <a title="konsultasi kesehatan" href="http://fajarqimi.com" target="_blank">saya</a> mengikuti <strong>Joint Symposium tentang diabetes di Surabaya</strong>. Perkembangan terapi Diabets mellitus atau kencing manis memang pesat sekali akhir-akhir ini. Berbagai obat dan intervensi medis bermunculan terhadap diabetes dan komplikasinya. Sehingga sayang kalau dilewatkan acara yang sangat menarik ini. Apalagi para pakar dari hampir seluruh center pendidikan kedokteran memyampaikan temuan atau perkembangan baru tentang diabates dan komplikasinya.</p>
<p>Berita selanjutnya tunggu saja ya. Bertemu teman-teman yang semangat belajar ambil PPDS interna, duh menyenangkan. Apalagi bertemu dosen2 dan pembimbing saya dulu di FK Unair dan RSU Dr. Soetomo, seperti <span style="color: #ff6600;"><strong>Prof  Dr. Askandar Tjokroprawiro dr, Sp.PD, KEMD</strong></span> dan lain2.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajarqimi.com/berita-dokter/surabaya-diabetes-update-sdu-xviii-recent-advances-in-the-treatment-of-diabetes-mellitus-from-stem-cell-to-diabetic-vascular-complications/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persadia Balikpapan laksanakan Simposium Hari Diabetes Sedunia 2008</title>
		<link>http://fajarqimi.com/penyakit-dalam/persadia-balikpapan-laksanakan-simposium-hari-diabetes-sedunia-2008/</link>
		<comments>http://fajarqimi.com/penyakit-dalam/persadia-balikpapan-laksanakan-simposium-hari-diabetes-sedunia-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 04:43:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[featured]]></category>
		<category><![CDATA[balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Persadia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultasikesehatan.net/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka peringatan hari Diabetes sedunia 2008, 14 November, banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh PERSADIA cabang Balikpapan. Diantaranya senam sehat, jalan sehat, pemeriksaan gula darah, dan symposium. Persadia sebagaimana diketahui merupakan persatuan diabetes Indonesia. Untuk Cabang Balikpapan ketuanya Dr. lukman Hatta Sp.PD, Sp.KL. Kegiatan rutinnya setiap bulan. Untuk bulan ini doadakan symposium di aula Pemkot [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="color: #008000;"><strong><a href="http://i271.photobucket.com/albums/jj127/qimindra/CurrentMedicalDiagnosistreatment.jpg"><img class="alignleft" title="persadia" src="http://i271.photobucket.com/albums/jj127/qimindra/CurrentMedicalDiagnosistreatment.jpg" alt="" width="276" height="320" /></a>Dalam rangka peringatan hari Diabetes sedunia 2008, 14 November, banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh PERSADIA cabang Balikpapan</strong></span>. Diantaranya senam sehat, jalan sehat, pemeriksaan gula darah, dan symposium. Persadia sebagaimana diketahui merupakan persatuan diabetes Indonesia. Untuk Cabang Balikpapan ketuanya Dr. lukman Hatta Sp.PD, Sp.KL. Kegiatan rutinnya setiap bulan. Untuk bulan ini doadakan symposium di aula Pemkot Balikpapan, Kaltim. Meriah sekali. Salah satu pembicaranya DR.Dr Agung Pranoto Sp.PD dari FK Unair yang merupakan pengajar/ pembimbingku dulu sewaktu kuliah di Unair.</p>
<p class="MsoNormal">Persadia Balikpapan sejak berdiri tahun 2003 jumlah anggotanya terus meningkat. Sekarang mencapai 800 orang lebih. Tentunya banyak kegiatan positif buat penderita kencing manis dengan bergabung dengan Persadia ini.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="color: #008000;"><strong>Selamat beraktifitas buat anggota Persadia Balikpapan. Persadia, Yes, Kencing manis , Siapa takut??</strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajarqimi.com/penyakit-dalam/persadia-balikpapan-laksanakan-simposium-hari-diabetes-sedunia-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terapi Diabetes /  Kencing Manis dengan Empat Pilar Pengobatan</title>
		<link>http://fajarqimi.com/wawancara-media/kaltim-post/terapi-diabetes-kencing-manis-dengan-empat-pilar-pengobatan/</link>
		<comments>http://fajarqimi.com/wawancara-media/kaltim-post/terapi-diabetes-kencing-manis-dengan-empat-pilar-pengobatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 04:55:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kaltim Post]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara Media]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[blog RSPB]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[DM]]></category>
		<category><![CDATA[Kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[RS pertamina Balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[situs konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[dr Fajar Qimi: Diabetes / kencing manis Tidak Akan Sembuh jika Mengandalkan Obat-obatan Semata
 DIABETES Mellitus (DM) atau Kencing Manis sebenarnya sudah dikenal sejak 1550 SM di Mesir. Istilah DM sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu, Diabet berarti SHIPON yang artinya mengalir terus, dan Mellitus berarti manis. Dari dua pengertian inilah yang membuat banyak orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="text-decoration: underline;"><strong><span style="font-family: verdana,arial; color: #5c5ccf; font-size: x-small;">dr Fajar Qimi: Diabetes / kencing manis Tidak Akan Sembuh jika Mengandalkan Obat-obatan Semata</span></strong></span><br />
<strong><span style="color: #0000ff;"><span style="text-decoration: underline;"> DIABETES Mellitus (DM) atau Kencing Manis</span></span></strong> sebenarnya sudah dikenal sejak 1550 SM di Mesir. Istilah DM sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu, Diabet berarti SHIPON yang artinya mengalir terus, dan Mellitus berarti manis. Dari dua pengertian inilah yang membuat banyak orang mengenal <span style="text-decoration: underline;">Diabetes Mellitus dengan sebutan kencing manis.</span></p>
<p>Menurut dokter umum <span style="color: #ff0000;"><strong><a title="Rumah sakit Pertamina balikpapan" href="http://fajarqimi.com/berita-dokter/dokter-jaga-di-ugd-rs-pertamina-balikpapan-saat-hari-raya-idul-fitri/" target="_blank">Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB)</a> Fajar Rudy Qimindra</strong></span>, DM merupakan penyakit metabolisme terutama menyangkut masalah kemampuan tubuh untuk menggunakan karbohidrat. Penggunaan karbohidrat sendiri, jelasnya, tergantung pada insulin, yaitu suatu hormon yang diproduksi di pankreas, salah satu organ tubuh manusia.</p>
<p>Pria yang akrab disapa dr Qimi ini menyebutkan, apabila seseorang telah terdiagnosis sebagai DM, maka tidak perlu khawatir dengan penyakit tersebut. Asalkan si pasien mau mengambil langkah-langkah terapi, maka penyakit DM/ kencing manis ini tidaklah berbahaya seperti yang ditakutkan oleh banyak orang.</p>
<p>“<strong><span style="color: #0000ff;">Tujuan terapi atau pengobatan DM adalah untuk mempertahankan rasa nyaman dan tercapainya target pengendalian gula darah, dan secara jangka panjang adalah bertujuan mencegah dan menghambat progresivitas penyakit atau komplikas</span></strong>i,” terangnya.</p>
<p><span id="more-230"></span><!--more--></p>
<p>Dijelaskan, tipe utama dari penyakit Diabetes  ini sendiri ada dua, yaitu DM tipe I dan DM tipe II. <strong><span style="color: #0000ff;">DM tipe I biasa disebut IDDM (Insulin Dependent Diabetes Mellitus)</span></strong>. Tipe kencing manis yang bergantung dari pemberian insulin ini merupakan penyakit yang tidak dapat dicegah, dan biasanya terjadi pada usia di bawah 20 tahun. Penderita tipe ini selalu memerlukan injeksi insulin untuk mempertahankan hidupnya.</p>
<p>Sementara<span style="color: #0000ff;"><strong> DM tipe II, yakni NIDDM (Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus)</strong></span>, adalah penyakit kencing manis yang dapat terjadi pada semua umur. Akan tetapi lebih sering terdiagnosis pada umur diatas 40 tahun.</p>
<p>“Sebetulnya tubuh masih dapat mensintesis insulin, tetapi sel–sel tubuh tidak efektif menggunakannya. DM tipe II ini mencapai 90 persen jumlahnya dari seluruh penderita kencing manis yang diderita masyarakat,” ungkap dr Qimi.</p>
<p>Lebih lanjut dikatakan, ada <span style="color: #ff0000;"><strong>empat pilar penatalaksanaan penyakit kencing manis</strong></span>.  <span style="color: #0000ff;"><strong>Pilar pertama adalah edukasi atau pendidikan</strong>.</span> Pendidikan di sini, ucapnya, meliputi pentingnya mengendalikan dan memantau DM sampai ke perawatan diri.</p>
<p><span style="color: #0000ff;"><strong> Pilar kedua adalah pengaturan gizi dan diet makanan</strong></span>. Menurut dr Qimi, satu kunci keberhasilan pengendalian gula darah adalah masalah pengaturan diet makanan. Pada prinsipnya, keteraturan jadwal, jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi harus sesuai dengan kebutuhan kalori dan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.</p>
<p>“<strong><span style="color: #0000ff;">Pilar selanjutnya adalah latihan jasmani</span></strong>. Olah raga yang dilakukan secara teratur membantu dalam pengelolaan kencing manis. Olah raga bisa dilakukan 2–4 kali dalam seminggu selama 30 menit. Tujuannya, tak lain untuk menjaga kebugaran dan menurunkan berat badan serta memperbaiki sensitivitas insulin sehingga memperbaiki kendali gula darah,” paparnya.</p>
<p>Adapun latihan jasmani yang dianjurkan, lanjutnya, adalah olahraga yang bersifat aerobik seperti jalan kaki, bersepeda santai, jogging, dan berenang. Disesuaikan dengan umur dan status kesegaran jasmani si pasien.</p>
<p><span style="color: #0000ff;"><strong> Pilar terakhir adalah terapi Obat  atau  farmakologis</strong></span>. Terapi ini berupa tambahan pemberian obat-obatan jika sebelumnya sasaran gula darah belum tercapai dengan diet dan latihan jasmani.</p>
<p>“Ibarat sebuah kursi dengan ke empat kakinya, empat pilar ini saling menopang sehingga sebuah kursi bisa tegak berdiri. Jadi, mengandalkan obat–obat antidiabetes saja tidak cukup untuk menyembuhkan penyakit kencing manis ini,” tandas Qimi.(dha)</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Posting di sela mengikuti workshop SEO Dak Ribet di Cosa Aranda Network ( CAN)</strong></span></p>
<p><span style="color: #008000;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Dimuat di harian kaltim Post, Sabtu 25 Oktober 2008 di rubrik Celoteh Kesehatan tentang diabetes atau kencing manis</strong></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajarqimi.com/wawancara-media/kaltim-post/terapi-diabetes-kencing-manis-dengan-empat-pilar-pengobatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Acara  Ilmiah  RS Pertamina Balikpapan : Setiap Kamis Up Date Ilmu Kesehatan</title>
		<link>http://fajarqimi.com/bisnis-online/uncategorized/acara-ilmiah-rs-pertamina-balikpapan-setiap-kamis-up-date-ilmu-kedokteran/</link>
		<comments>http://fajarqimi.com/bisnis-online/uncategorized/acara-ilmiah-rs-pertamina-balikpapan-setiap-kamis-up-date-ilmu-kedokteran/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Oct 2008 16:29:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[acara ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Amaryl]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes mellitus]]></category>
		<category><![CDATA[insulin]]></category>
		<category><![CDATA[Naskah ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[RSPB]]></category>
		<category><![CDATA[situs kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan : setiap hari kamis Rumah Sakit Pertamina Balikpapan mengadakan acara ilmiah kedokteran berusaha menampilkan up date pengetahuan atau penyegaran ilmu buat semua civitas rumah sakit, baik Dokter spesialis, dokter umum (GP), perawat, penunjang medis dan komponen lainnya. Mengingat pentingnya update ilmu kedokteran dan ksehatan ini sayang kalau tidak di posting di blog ini. 
Apalagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Pendahuluan : setiap hari kamis <strong>Rumah Sakit Pertamina Balikpapan</strong> mengadakan acara ilmiah kedokteran berusaha menampilkan up date pengetahuan atau penyegaran ilmu buat semua civitas rumah sakit, baik <strong>Dokter spesialis, dokter umum (GP), perawat, penunjang medis dan komponen</strong> lainnya. Mengingat pentingnya update ilmu kedokteran<span> dan ksehatan </span>ini sayang kalau tidak di posting di blog ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Apalagi file –file lama makin menumpuk di PC saya. Jadi saya berusaha sharing dengan bahasa saya. Semoga bermanfaat buat rekan bloger baik dari medis maupum non medis. <a title="konsultasi kesehatan" href="http://fajarqimi.com" target="_blank"><strong>Saya mohon maaf</strong></a> kalau bahasanya bersifat medis teknis karena posting semacam ini terkhusus buat rekan-rekan di bidang kesehatan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><span style="color: #0000ff;"><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">FUTURE OPTION IN THE MANAGEMENT OF TYPE 2 DIABETES MELLITUS :<br />
EARLY AND COMPREHENSIVE ( Amaryl-M )</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><span style="color: #0000ff;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Oleh : <span> </span>Dr. LUKMAN HATTA SUNARYO, Sp.PD, Sp.KL</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span style="color: #0000ff;">Internist RUMAH SAKIT PERTAMINA BALIKPAPAN</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Pada DM type II atau NIDDM ( Non Insulin dependent DM ) </span></strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">terjadi gangguan </span><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">Sekresi dan Resistensi Insulin </span><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">.</span><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN">Penurunan sekresi insulin ada hubungannya dengan progresivitas dari Diabetes<span> </span>Mellitus Tipe </span><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span> </span>II </span><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN"><span> </span>itu sendiri</span><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">. Pada awal</span><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="IN"> dari diabetes, hanya terjadi setelah disfungsi sel beta di pankreas</span><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">. Lambat laun terjadi juga gangguan resistensi insulin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span id="more-213"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Aksi insulin dan defisiensi insulin merupakan dua <span> </span>mekanisme yang sangat penting untuk mempertahankan agar glukosa darah dalam batas normal</span></strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">. Pada fase kompensasi; gangguan pada salah satu mekanisme yang menyebabkan peningkatan gula darah puasa berupaya dikompensasi tubuh melalui mekanisme yang satunya, sampai suatu fase dimana mekanisme yang terganggu tidak bisa lagi diimbangi melalui mekanisme yang lain sehingga pasien jatuh ke fase diabetes yaitu gula darah meningkat. Pada saat ini ke dua <span> </span>mekanisme sudah terganggu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Mengingat komplikasi baik micro dan macrovasculer, maka perjalanan DM type II harus dicegah. Selain <strong>diet, juga masalah exercise atau latihan fisik</strong>. Pada diet<span> </span>DM menurut PERKENI ( Perkumpulan Endocrinology Indonesia ) komposisi dietnya : karbohidrat 60-70%, lemak 20-25 %, dan protein 10-15%. Sedangkan menurut ADA, diet DM komposisinya karbohidrat 55%, lemak 30 <span> </span>%, dan protein 10-15%.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Exercise atau latihan fisik bisa dikerjakan selama 30 menit 3-4 per minggu. Exercise tersebut bersifat <strong>Continuous, Rhytmical , Interval, Progressive, Endurance training(CRIPE)</strong>. <span> </span>Detail CRIPE tersebut bisa diliat di bike to work <a title="situs konsultasi kesehatan" href="http://fajarqimi.com/konsultasi-kesehatan/tak-perlu-takut-betis-besar" target="_blank">http://fajarqimi.com/konsultasi-kesehatan/tak-perlu-takut-betis-besar/</a>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="FR">Berdasarkan UKPDS, tujuan pengobatan <span> </span>diabetes adalah kadar HbA1c &lt; 7%. Untuk itu diperlukan sebuah obat yang ideal. <em>Sebuah obat yang ideal sebaiknya yang mampu mengatasi gangguan yang mendasar pada DM tipeII. Yang mungkin menjelaskan mengapa terapi kombinasi akan jauh lebih efektif</em>. Pengobatan DM tipe 2 diperlukan kombinasi aktif pada <span style="text-decoration: underline;">aksi insulin</span> dan juga pada <span style="text-decoration: underline;">defisiensi insulin</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="FR"><span style="color: #0000ff;">Pilihan pengobatan <span> </span>Kombinasi <span> </span>dan Efeknya</span> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><strong>Obat anti diabetes oral</strong> bisa dikombinasikan satu dengan kelompok yang lain, atau kadang perlu dikombinasikan dengan insulin. Tujuan kombinasi ini adalah agar efek obat lebih optimal dalam mengontrol glukosa darah.</p>
<p>Apabila dua obat kombinasi masih belum berhasil baik, dokter bahkan boleh meresepkan tiga jenis obat sekaligus, karena cara kerjanya bisa bersama saling menguntungkan untuk menurunkan glukosa</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Amaryl</span></strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">® adalah obat  golongan sulfonylurea sekali-sehari untuk pengobatan diabetes tipe II, diresepkan dokter sebagai tambahan pada diet dan olahraga.<br />
Amaryl® menurunkan kadar gula darah dengan cara merangsang tubuh memproduksi insulin lebih banyak. Sedian yang tersedia 1 mg, 2 mg, 3 mg,<span> </span>dan 4 mg. dalam hal ini dikombinasikan denagn golongan metformin. Sehingga namanya menjadi<span> </span>Amaryl –M. Untuk efeknya<span> </span>dan mengapa harus dikombinasikan akan di bahas yad.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Kesimpulan dari pembahasan kamis ilmiah tanggal 09 September 2008:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: Wingdings;"><span>ü<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Resistensi insulin dan disfungsi sel beta merupakan dua faktor etiologi yang mendasari gambaran klinis DM tipe 2.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: Wingdings;"><span>ü<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Menghindari fenomena <em>glucose toxicity</em> sedini mungkin,berarti menghindari masalah DMT2.<span> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: Wingdings;"><span>ü<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Pengobatan DM<span> </span>tipe 2 secara komprehensif bertujuan menghindari <em>glucose toxicity </em>beserta dampak ikutannya.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: Wingdings;"><span>ü<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Glimepiride ( Amaryl ) memiliki kerja ganda terhadap resistensi insulin dan disfungsi sel beta</span></strong><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span></strong><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: Wingdings;"><span>ü<span style="font-family: &quot;Times New Roman&quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;" lang="EN-GB">Penggunaan ace inhibitor ( ramipril ) tampaknya berhasil dalam menekan komplikasi vaskuler pada DMT tipe 2.</span></strong><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"></span></strong></p>
<p class="MsoNormal">bersambung pada bahasan <strong>obat anti diabetes oral </strong>tetap di <a title="situs kesehatan" href="http://fajarqimi.com" target="_blank"><span style="color: #0000ff;"><strong>situs konsultasi kesehatan </strong></span></a>ini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajarqimi.com/bisnis-online/uncategorized/acara-ilmiah-rs-pertamina-balikpapan-setiap-kamis-up-date-ilmu-kedokteran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jagalah  kesehatan Selama Lebaran : Tips sehat untuk Penderita Kencing Manis,  Hipertensi, Asam Urat, Hiperkolesterol, dan Alergi Makanan</title>
		<link>http://fajarqimi.com/wawancara-media/kaltim-post/jagalah-kesehatan-selama-lebaran-tips-sehat-untuk-penderita-kencing-manis-hipertensi-asam-urat-hiperkolesterol-dan-alergi-makanan/</link>
		<comments>http://fajarqimi.com/wawancara-media/kaltim-post/jagalah-kesehatan-selama-lebaran-tips-sehat-untuk-penderita-kencing-manis-hipertensi-asam-urat-hiperkolesterol-dan-alergi-makanan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2008 17:35:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Blogger]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltim Post]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara Media]]></category>
		<category><![CDATA[konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[alergi makanan]]></category>
		<category><![CDATA[asam urat]]></category>
		<category><![CDATA[diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[hiperkolesterol]]></category>
		<category><![CDATA[hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Kencing manis]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[tips kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[tips sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.com/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Ringkasan : Tips sehat kali ini membahas hubungan antara makanan selama bulan idul fitri atau lebaran dengan Penyakit kronis seperti diabetes atau kencing manis, tekanan darah tinggi atau hipertensi, Asam urat atau Hiperuricemia, dan alergi makanan. Kesehatan sangat erat hubungannya dengan pola makanan. Jadi jagalah kesehatan selama bulan lebaran.
Penyakit Lama Bisa Kambuh kembali
Hindari “Makan Balas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"><strong><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span style="color: #0000ff;">Ringkasan : Tips sehat kali ini membahas hubungan antara makanan selama bulan idul fitri atau lebaran dengan Penyakit kronis seperti diabetes atau kencing manis, tekanan darah tinggi atau hipertensi, Asam urat atau Hiperuricemia, dan alergi makanan. Kesehatan sangat erat hubungannya dengan pola makanan. Jadi jagalah kesehatan selama bulan lebaran.</span></span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #99cc00;"><strong><span style="font-family: Arial; font-size: small;">Penyakit Lama Bisa Kambuh kembali</span><br />
<span style="font-family: verdana,arial; font-size: x-small;">Hindari “Makan Balas Dendam” saat Lebaran</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span> </span>TAK terasa bulan puasa akan meninggalkan kita. Bulan yang berfaedah buat kondisi mental, kesehatan psikis dan fisik ini akan segera berujung dan berganti dengan hari penuh kemenangan, Hari Raya Idul Fitri. Tetapi alangkah sayangnya apabila di hari kemenangan itu kita menderita sakit yang disebabkan salah diet makanan. Ibarat ”balas dendam” ada orang yang yang merasa dikekang saat bulan puasa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Akibatnya mudah ditebak. <span style="text-decoration: underline;">Penyakit-penyakit yang lama (kronis) akan muncul</span>. <strong>Penyakit kencing manis, asam urat, hipertensi, peningkatan kadar kholesterol, asma, dan lain-lain. Atau muncul penyakit baru seperti alergi makanan, keracunan makanan, dan sebagainya. </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Nah, untuk menghindari aksi balas dendam ini ada baiknya kita berpintar-pintar mengatur pola makan, jangan asal menyantap menu Lebaran yang disajikan di meja makan atau yang terlihat di acara open hause. Lantas, bagaiman menyikapinya sehingga kesan balas dendam atau mau makan seenaknya tidak terjadi? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Menurut <strong>dokter Umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) <a title="konsultasi kesehatan keluarga" href="http://fajarqimi.com" target="_blank">Fajar Rudy Qimindra</a></strong>, untuk <strong>penderita diabetes atau kencing manis</strong>, lebih baik mengonsumsi makanan sesuai kebutuhan, di mana asupan karbohidrat dan protein harus sesuai takaran dan kurangi makanan yang manis-manis, seperti sirup atau puding dengan rasa manis berlebih yang sering kali disajikan saat lebaran.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span id="more-207"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">“Bagi <strong>penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi</strong> juga perlu berhati-hati terhadap makanan yang serba asin. Misalnya saja masakan opor ayam, ketupat, gulai daging, soto ayam, dan sejenisnya,” sebutnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Penyakit lain yang potensial akan kambuh saat Lebaran, paparnya, adalah <strong>peningkatan kadar asam urat.</strong> Menu selama Lebaran memang banyak mengandung purin yang merupakan cikal bakal asam urat. Seperti jeroan (usus, limpa, paru, hati, jantung, dan otak), juga kacang-kacangan, dan sayur bayam. Kurang minum air putih juga akan memperparah penyakit ini. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">“Jadi bagi penderita asam urat memang harus berhati-hati. Kondisi yang sama juga harus diperhatikan bagi penderita <strong>hiperkolesterol atau kandungan lemak darah tinggi</strong>,” ucapnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span style="color: #99cc00;">Antisipasi Salah Makan , Alergi makanan dan Keracunana Makanan</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Lebih lanjut ia menjelaskan, antisipasi juga harus dilakukan pada <strong>penyakit akibat salah makan.</strong> Kalau memang ada riwayat alergi makanan maka harus berhati-hati mengkonsumsi makanan. Bila salah makan, maka yang terjadi kulit menjadi gatal/biduran, asma kambuh, dan mata jadi bengkak. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Dikatakan, keracunan makan bisa juga terjadi bila tidak waspada terhadap apa yang dimakan. Keracunan ini terjadi karena proses pengolahan, penyimpanan makanan/minuman tidak sempurna yang mengakibatkan bakteri/virus berkembang pada makanan tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Untuk mengantisipasi hal–hal tersebut, berikut ada beberapa pesan singkat dari kongres <strong>ahli Gizi Internasional berupa Pesan Dasar Gizi Seimbang</strong> yang dikutib oleh dr Qimi, yakni: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">1. Makanlah makanan yang beraneka ragam. Makanan ini harus mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan cukup serat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">2. Makanlah makanan yang memenuhi kebutuhan energi. Sumber energi dan tenaga ini dapat diperoleh dari karbohidrat, lemak dan protein. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi. Karbohidrat sederhana seperti gula dan makanan manis sebaiknya dikonsumsi sesuai asas tepat waktu, tepat jumlah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energi. Konsumsi lemak dan minyak berlebihan akan berisiko kegemukan . </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">5. Minumlah air bersih, aman dan cukup jumlahnya. Air minum harus bersih dan bebas kuman. Jumlahnya harus memenuhi kebutuhan sekira 1,5 sampai 2,5 liter per hari, tergantung kebutuhannya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">6. Lakukan kegiatan fisik dan olahraga teratur. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">7. Bacalah label pada makanan yang dikemas. Label yang harus diperhatikan adalah tanggal kedaluwarsa, kandungan gizi, dan bahan tambahan atau adiktif yang digunakan.(dha)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Dimuat di harian Kaltim Post , tanggal 30 september 2008, di rubrik Celoteh Konsultasi <a title="kesehatan" href="http://fajarqimi.com/tag/kesehatan/" target="_blank">kesehatan</a></span></span></strong><strong><span style="text-decoration: underline;"><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"></span></span></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajarqimi.com/wawancara-media/kaltim-post/jagalah-kesehatan-selama-lebaran-tips-sehat-untuk-penderita-kencing-manis-hipertensi-asam-urat-hiperkolesterol-dan-alergi-makanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
