<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fajar QIMI Online &#187; merokok</title>
	<atom:link href="http://fajarqimi.com/tag/merokok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fajarqimi.com</link>
	<description>Seorang Dokter yang Belajar Menjadi Prodokter dan Problogger</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 00:36:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Pentingnya Mr [P] Bisa &#8220;[ Bernapas Lega ]&#8220;</title>
		<link>http://fajarqimi.com/wawancara-media/kaltim-post/pentingnya-mr-p-bisa-bernapas-lega/</link>
		<comments>http://fajarqimi.com/wawancara-media/kaltim-post/pentingnya-mr-p-bisa-bernapas-lega/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 03:09:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kaltim Post]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>
		<category><![CDATA[merokok]]></category>
		<category><![CDATA[RS Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[RSPB]]></category>
		<category><![CDATA[situs konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[sperma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://konsultasikesehatan.net/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[CEPAT atau lambatnya memiliki keturunan tidak hanya dilihat dari frekuensi berhubungan intim saja, namun kualitas sperma pria pun memiliki peranan penting. Bagaimana menjadikan sperma berkualitas? Dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) Fajar Rudy Qimindra mengatakan, tidak semua pria memiliki sperma yang sehat, sehingga menyulitkan bahkan sampai menyebabkan kegagalan pembuahan. “Kualitas sperma menurun akibat tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="float: left;" src="http://i271.photobucket.com/albums/jj127/qimindra/fajarqimi.jpg" alt="situs konsultasi kesehatan" width="125" height="125" /><span style="color: #0000ff;"><strong>CEPAT atau lambatnya memiliki keturunan tidak hanya dilihat dari frekuensi berhubungan intim saja, namun kualitas sperma pria pun memiliki peranan penting</strong></span>. <strong>Bagaimana menjadikan sperma berkualitas?</strong></p>
<p><strong> Dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan</strong> <strong>(RSPB) </strong> <a title="situs konsultasi kesehatan" href="http://fajarqimi.com" target="_blank"><span style="color: #0000ff;"><strong>Fajar Rudy Qimindra</strong></span></a> mengatakan, tidak semua pria memiliki sperma yang sehat, sehingga menyulitkan bahkan sampai menyebabkan kegagalan pembuahan. “Kualitas sperma menurun akibat tidak dijaga dengan baik oleh pria,” ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, memiliki sperma yang berkualitas akan lebih banyak menghasilkan orgasme lebih lama dan dapat meningkatkan hasrat seks.</p>
<p>Ada beberapa tips untuk menjaga kualitas sperma, yaitu<span style="color: #0000ff;"><strong> berhenti merokok atau minuman keras</strong></span>. Menurut Qimi, sapaan akrab dr Fajar Rudy Qimindra, merokok atau sering menenggak minuman keras merupakan kebiasaan buruk. Berdasarkan penelitian, seorang perokok memiliki jumlah sperma lebih sedikit dibandingkan pria yang tidak merokok.</p>
<p><strong><span style="color: #0000ff;"> Pola makan yang buruk</span></strong> juga memengaruhi kualitas sperma. “Usahakan selalu mengonsumsi makanan yang mengandung unsur 4 sehat 5 sempurna. Agar kualitas sperma tetap terjaga, perbanyak mengonsumsi makanan yang rendah lemak, berprotein tinggi, sayuran, dan seluruh jenis padi-padian yang baik bagi kesehatan,” tuturnya.</p>
<p>Jika Anda <strong><span style="color: #0000ff;">mengonsumsi suplemen setiap har</span></strong>i, usahakan memilih yang berbahan alami, seperti telur dan susu. Selain dipercaya bisa menjaga dan meningkatkan kualitas sperma, suplemen ini juga memberikan energi saat berhubungan seksual.</p>
<p>Di samping itu hindari <span style="color: #0000ff;"><strong>pemakaian celana ketat</strong></span>. Karena celana dalam atau celana panjang yang ketat ternyata akan meyebabkan suhu di sekitar Mr P menjadi panas. Oleh karena itu, untuk menjaga kualitas sperma, usahakan Mr P berada pada suhu sejuk dibandingkan dengan bagian tubuh yang lainnya. Salah satu caranya dengan melepaskan celana dalam saat malam hari, <span style="color: #0000ff;"><strong>agar Mr P dapat “bernapas lega”</strong></span>.(fir)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajarqimi.com/wawancara-media/kaltim-post/pentingnya-mr-p-bisa-bernapas-lega/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stop Smoking, Apa Bahaya Merokok Buat Perokok Pasif? (seri 2)</title>
		<link>http://fajarqimi.com/wawancara-media/stop-smoking-apa-bahaya-merokok-buat-perokok-pasif-seri-2/</link>
		<comments>http://fajarqimi.com/wawancara-media/stop-smoking-apa-bahaya-merokok-buat-perokok-pasif-seri-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 19:54:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wawancara Media]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltim Post]]></category>
		<category><![CDATA[merokok]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit kanker]]></category>
		<category><![CDATA[perokok pasif]]></category>
		<category><![CDATA[RSPB]]></category>
		<category><![CDATA[stop merokok]]></category>
		<category><![CDATA[stop smoking]]></category>
		<category><![CDATA[Tribun kaltim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang membuat rokok berbahaya? Menjawab pertanyaan ini, Fajar menjelaskan, “Ratusan hingga ribuan bahan kimia baik padat maupun gas ada dalam rokok. Dari beberapa data, 43 diantaranya positif bersifat karsinogen yang menyebabkan kanker. Rokok juga mengandung nikotin yangmenyebabkan kecanduan dan menurunkan kerja hati. Belum lagi kandungan karbonmonoksida yang menurunkan kadar oksigen dan tar yang merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="color: #0000ff;"><strong><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Apa yang membuat rokok berbahaya</span></strong></span><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">? Menjawab pertanyaan ini, Fajar menjelaskan, “Ratusan hingga ribuan bahan kimia baik padat maupun  gas ada dalam rokok. Dari beberapa data, 43 diantaranya positif bersifat karsinogen yang menyebabkan kanker. Rokok juga mengandung nikotin yangmenyebabkan kecanduan dan menurunkan kerja hati. Belum lagi kandungan karbonmonoksida yang menurunkan kadar oksigen dan tar yang merupakan campuran bermacam-macam zat beracun.”</span></p>
<p>Tapi, menurut <a title="dokter RSPB" href="http://fajarqimi.com" target="_blank"><span style="color: #0000ff;"><strong>Fajar</strong></span></a> yang lebih berbahaya adalah <span style="color: #0000ff;"><strong>asap rokok yang dikeluarkan rokok terbakar</strong></span>. “Asap yang dihisap perokok atau biasa disebut mainstream smoke  besarnya hanya 4%. Sedangkan asap rokok yang dikeluarkan rokok terbakar saat tak dihisap yaitu sidestream smoke besarnya 96% dari total masa pembakaran rokok. Sidestream smoke ini lebih berbahaya bagi kesehatan daripada asap mainstream karena terbakar pada suhu tinggi dan tanpa saringan (filter), lepas ke udara,” katanya.  Campuran kedua jenis asap inilah yang disebut environmental tobacco smoke (ETS). Paparan terhadap ETS disebut <strong><span style="color: #0000ff;">merokok pasif (passive smoking) atau involuntary smoking </span></strong>yang dapat dikatakan terpaksa merokok oleh keadaan.  <span id="more-221"></span></p>
<p class="MsoNormal">
<p>“Nah, yang lebih berbahaya dan ngeri adalah efek tidak langsungnya. Secara umum, perokok pasif memiliki peningkatan risiko untuk terkena <a title="penyakit kanker" href="http://fajarqimi.com/konsultasi-kesehatan/tandakanker-atau-tumor-otak-berkaitan-dengan-sakit-kepala/" target="_blank"><strong>kanker</strong></a> . Populasi yang rentan terhadap asap rokok adalah anak-anak, karena mereka menghirup udara lebih sering daripada orang dewasa. Organ anak-anak juga masih lemah sehingga rentan terhadap gangguan dan masih berkembang . <span style="color: #0000ff;"><strong>Beberapa penyakit saluran nafas dan paru  seperti pneumonia, bronkitis, asma, infeksi paru , dan lain-lain bisa terpicu oleh karena asap rokok</strong></span>,” tambahnya.  Walau sebagian besar ayah tidak <strong>merokok</strong>, tetapi kita tidak menutup mata masih ada ayah yang merokok.  “<span style="color: #0000ff;"><strong>Kalau memang masih belum mampu menghentikan aktifitas tersebut, sebaiknya dengan bijak dan kesungguhan niat mengurangi kuatitas dan kualitas merokok.  Jumlah dan lama merokok semakin hari semakin berkurang. Jika masih merokok sebaiknya tidak merokok di rumah saat anak-anak mereka berada disekitarnya.  Hindari juga  merokok di ruangan tertutup</strong></span>,” lanjutnya.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="color: #ff6600;"><strong>Dimuat di harian Tribun Kaltim hari minggu, tanggal 12 Oktober 2008</strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajarqimi.com/wawancara-media/stop-smoking-apa-bahaya-merokok-buat-perokok-pasif-seri-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Bahaya  Ayah Merokok Terhadap  Anak-anaknya? ( seri I)</title>
		<link>http://fajarqimi.com/wawancara-media/apa-bahaya-ayah-merokok-terhadap-anak-anaknya-seri-1/</link>
		<comments>http://fajarqimi.com/wawancara-media/apa-bahaya-ayah-merokok-terhadap-anak-anaknya-seri-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 18:03:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wawancara Media]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya merokok]]></category>
		<category><![CDATA[merokok]]></category>
		<category><![CDATA[perokok]]></category>
		<category><![CDATA[perokok pasif]]></category>
		<category><![CDATA[RS pertamina Balikpapan]]></category>
		<category><![CDATA[situs konsultasi kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[smoking]]></category>
		<category><![CDATA[Tribun kaltim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fajarqimi.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[ANAK-ANAK yang orangtuanya merokok berisiko dua kali lipat terkena penyakit ketimbang anak-anak yang orangtuanya tidak merokok. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengamati, asap tembakau lingkungan (environmental tobacco smoke, ETS) telah mempengaruhi hampir separuh anak-anak di seluruh dunia. DEMIKIAN kesimpulan penelitian yang telah dimuat di Jurnal Pediatrics, bulan April setahun silam. Tetapi masih banyak orangtua yang masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">ANAK-ANAK</span></em></strong><strong><em><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span></em></strong><em><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">yang <strong><span style="color: #0000ff;">orangtuanya merokok</span></strong> berisiko dua kali lipat terkena penyakit ketimbang anak-anak yang <strong><span style="color: #0000ff;">orangtuanya tidak merokok</span></strong>. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengamati, asap tembakau lingkungan (environmental tobacco smoke, ETS) telah mempengaruhi hampir separuh anak-anak di seluruh dunia.</span></em><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"></p>
<p>DEMIKIAN kesimpulan penelitian yang telah dimuat di Jurnal Pediatrics, bulan April setahun silam. Tetapi masih banyak orangtua yang masih belum menyadari bahayanya menjadi perokok terhadap anak-anak mereka sendiri. <span style="color: #0000ff;"><strong>Seberapa besar bahayanya mempunyai ayah perokok</strong></span>?</p>
<p><strong><a title="situs konsultasi kesehatan" href="http://fajarqimi.com" target="_blank">Dr. Fajar Rudy Qimindra</a>, Dokter Umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan</strong> menjelaskan, peran ayah dalam keluarga juga sangat penting terlebih dengan pola pengasuhan anak yang telah bergeser dari motherhood atau pengasuhan yang dilakukan ibu menjadi parenthood, yaitu pengasuhan dari orangtua. Bukan hanya ibu.</p>
<p>&#8220;Salah satu hal yang memprihatinkan dalam hal pendidikan keluarga adalah aktivitas merokok dalam keluarga di hadapan anak-anaknya. <strong><span style="color: #0000ff;">Banyak studi memperlihatkan bahwa merokok tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri namun juga bagi lingkungan sekitar mereka</span></strong>,&#8221; katanya. </span></p>
<p><span id="more-219"></span><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"></p>
<p>Laporan dari Dr Paolo Vineis seperti dilansir The British Medical Journal menyatakan anak-anak memiliki resiko paling besar dari para orang tua perokok. Yaitu sekitar tiga kali lipat terkena kanker paru-paru dan masalah yang berhubungan dengan pernafasan lainya dari orangtua yang perokok. Selama hampir tujuh tahun, Dr Paolo melakukan penelitian atas 123.000 orang dari 10 negara Eropa yang diketahui menjadi perokok pasif. Dalam kurun itu, 97 orang kemudian diketahui terkena kanker paru-paru, 20 terkena masalah dengan pernafasan dan 14 meninggal.</p>
<p>&#8220;Sementara data di Indonesia yang disampaikan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta Swasono dalam peringatan <strong><span style="color: #0000ff;">Hari Tanpa Tembakau Sedunia beberapa waktu yang lalu menyebutkan lebih dari 43 persen anak-anak Indonesia hidup serumah dengan perokok atau menjadi perokok pasif</span></strong>,&#8221; katanya.</span></p>
<p><span style="color: #ff6600;"><strong>Dimuat di harian <a title="konsultasi kesehatan di tribun kaltim" href="http://fajarqimi.com/tag/tribun-kaltim/" target="_blank">Tribun Kaltim</a> hari minggu, tanggal 12 Oktober 2008.</strong></span></p>
<p>Bersambung ke<span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> edisi&#8230;<span style="color: #0000ff;"><strong>Apa yang membuat rokok berbahaya??</strong></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fajarqimi.com/wawancara-media/apa-bahaya-ayah-merokok-terhadap-anak-anaknya-seri-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
