Tips Memilih Daging dan Bahaya Daging Busuk buat Kesehatan
By admin on Sep 30, 2008 with Comments 7
Di tengah ramainya isu produk makanan yang mengandung susu dari Tiongkok yang mengandung melamin, peristiwa mengejutkan terjadi di Balikpapan. Daging sapi busuk dijajakan di pasar tradisional. Daging tak layak konsumsi itu ditemukan petugas Subdin Kehewanan dan Peternakan Dinas Pertanian Balikpapan, Sabtu (27/8) kemarin saat inpeksi rutin di Pasar Sepinggan, dipajang di lapak pedagang berinisial Hj N.
“Pedagang itu bilang, dia membelinya dari swalayan lalu dijual kembali di pasar,” terang Kasie Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) dr Lena.
Atas perbuatan nakal tersebut, pedagang itu diharuskan menandatangani surat pernyataan tidak akan menjual daging busuk lagi. “Jika masih berbuat lagi, maka berurusan dengan polisi,” ujarnya.
Daging yang tidak layak dikonsumsi seberat delapan kilogram itu lalu dibungkus kantung plastik berwarna hitam dan biru dibawa ke Kantor Subdin Kehewanan dan Peternakan di Jalan Marsma Iswahyudi, Gunung Bakaran untuk dimusnahkan dengan cara dibakar di dalam liang tanah.
Lena kembali mengungkapkan, pedagang tersebut sebenarnya sudah melanggar Pasal 21 UU No 7 Tahun 1996 tentang Pangan, karena menjual makanan yang tidak laik dikonsumsi. Ancamannya, berupa pidana penjara maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp 600 juta.
“Namun kami sampai saat ini masih memberikan pembinaan saja terhadap pedagang. Jadi masih ada kesempatan mereka untuk berubah,” sebut dia.
Ini peristiwa kedua ulah pedagang di pasar tersebut yang merugikan konsumen. Sebelumnya, beredar daging ayam dipompa dan disuntik menggunakan air. Pengurus MUI Balikpapan juga menemukan cara menyembelih ayam yang memenuhi syarat aturan dalam Islam.
Kepala Dinas Pasar Balikpapan Achmad Ilhamsyah belum dapat dikonfirmasi. Sementara, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Wilayah VI Sepinggan Andi Baharuddin belum bisa bicara banyak. Pasalnya, sudah hampir seminggu lebih Pasar Sepinggan selalu disorot karena sebelum ditemukan daging busuk, juga didapati ayam yang disuntik air maupun dipompa dengan angin.
“Kami sudah melakukan pengawasan lebih lagi, setelah ayam glonggongan ditemukan. Tapi ini muncul lagi daging busuk yang dijual,” ujar Andi Baharuddin.
Dia berjanji melakukan evaluasi sekaligus pengawasan secara menyeluruh terhadap Pasar Sepinggan, karena hal tersebut berkaitan dengan citra pasar yang dipimpinnya. “Senin (besok, Red), kami berupaya men-cover seluruh pasar,” sebut dia.
BANYAK PENYAKIT, BAHAYA BUAT KESEHATAN
Sementara, dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) Fajar Rudy Qimindra menjelaskan, mengonsumsi daging busuk bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Pria yang akrab disapa dr Qimi ini memaparkan, komponen utama daging sapi adalah protein. Sedangkan protein bila sudah membusuk, selain tidak mengandung protein sama sekali (de naturasi protein), juga akan mudah sekali ditempati oleh bakteri, virus dan hewan bersel satu seperti protozoa, yang apabila dikonsumsi sangat rentan menimbulkan banyak penyakit.
Selain itu, tambahnya, di dalam daging busuk juga terdapat bakteri kuman yang tentunya membahayakan tubuh. Adapun penyakit yang dapat ditimbulkan akibat mengonsumsi daging busuk adalah mual, muntah, diare sampai keracunan yang berefek pada kematian.
“Nah, dari pandangan ini sudah dapat ditegaskan, bahwa mengkonsumsi daging busuk sangat berpotensi menimbulkan banyak penyakit. Mulai dari penyakit yang paling ringan hingga kematian,” sebutnya.
Dia menyarankan, sebelum membeli daging, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kesegaran daging. Daging yang segar bisa dilihat dari warna, bau dan tekstur serat yang terletak pada irisan daging. Selain itu, bentuk daging yang tidak beraturan seharusnya juga bisa membuat pembeli curiga untuk membelinya, misalnya seperti terlihat tulang yang tidak berbentuk atau remuk.(tom/dha)
Artikel ini dimuat di harian kaltim post, Minggu, 28 september 2008, di halama prokaltim
Filed Under: Berita Blogger • Berita Dokter • Kaltim Post • Wawancara Media
About the Author: Fajar Rudy Qimindra. Biasa dipanggil Fajar atau QIMI. Seorang DOKTER yang menjadi BLOGGER untuk berbagi manfaat buat sesama. Sehari - hari bekerja di RS PERTAMINA BALIKPAPAN. Secara reguler juga dikirim ke lokasi Oil & Mining Company. Dokter Panggilan,..kata teman2. Blog saya http://Konsultasikesehatan.net atau http://fajarqimi.com. Silakan Berlangganan Gratis artikel saya lewat http://feeds.feedburner.com/dokterOnline



Kenapa makin banyak orang menghalalkan segala cara demi $$$ eh bukan Rp. maksudnya ??
saya sering liat di supermarket daging bsuk gtu ga diganti2 sampe berhari-hari
kalo mau disuruh beli saya mending ke pasar aja
Assalamualalikum Pak Dokter, Saya Mampir silaturahmi sekaligus mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Selamat hari raya Idul Fitri 1429H
Pak Dokter, maaf sebelumnya, jujur saya gak baca postingnya karena buru2 warnet dah mo tutup.
Cuma mo ngucapin met lebaran. Minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir batin ya…
Ya ini makin parah aja…
Makanan yang kita makan tambah lama tambah banyak yang ga sehat dan ga halal.
Tapi masyarakat kita cuekz-cuekz aja tuh…mungkin masih bersyukur karena masih sanggup makan kali yah.
Iya maiin hari makin ga aman aja makanan di negara kita…
Bagaimana cara memilih daging segar jenis Australian,NZ,US ???